Penguatan Partisipasi Perempuan

Peranan perempuan pada kenyataannya masih menjadi isu yang sangat sensitif, terutama pada negara-negara yang menjadikan doktrin dan tradisi tertentu sebagai acuan sehingga “melemahkan” posisi kaum perempuan. Isu gender kemudian dimunculkan sebagai sebuah kritik untuk pembedaan antara laki-laki dan perempuan dari perspektif biologis dan peranan sosial.

Penguatan partisipasi perempuan dalam proyek kerja Rumah Konstituen diterjemahkan sebagai upaya untuk mendorong sebesar-besarnya partisipasi perempuan untuk dan atas nama perubahan bangsa dan negara. Penguatan tersebut akan dilakukan dalam berbagai bentuk program, antara lain: pendidikan dan pelatihan perempuan; diskursus dan kelompok-kelompok studi perempuan; gerakan perempuan menggugat; dsb. Melalui program ini, Rumah Konstituen ingin memastikan bahwa pada masa mendatang tidak ada lagi diskriminasi berbasis geneder dalam ruang publik, baik terhadap partisipasi politik; lapangan pekerjaan; peranan sosial; dsb.